Sejarah Kurma Ajwa

Pohon kurma sudah tumbuh sejak zaman dahulu kala bahkan pohon ini sudah tumbuh sebelum manusia diciptakan. Kita mengenal kisah Nabi Adam ketika beliau turun ke bumi. Beliau sudah mendapati bumi ini dihuni oleh barbagai macam tumbuhan yang tentunya salah satunya adalah pohon kurma. Pada sebuah kuburan Mesir kuno ditemukan mumi yang ditutupi oleh tikar yang terbuat dari pelepah kurma. Selain itu ditemukan juga sebuah pohon kurma utuh disebuah kuburan kuno didaerah Shakra dan kuburan itu sudah ada sejak 3200 tahun sebelum masehi. Bahwa di daerah yang menjadi ibukota Al-Wadi Al-Jadidi di Mesir ditemukan sisa-sisa pohon kurma dari zaman batu.

kurma ajwa

Kurma nabi atau kurma ajwa adalah jenis kurma yang istimewa, karena jenis kurma ini ditanam langsung oleh rasulallah SAW  sekitar 14 abad yang lalu. mengapa Nabi menyebut kurma ajwa (ajua) didalam sabdanya disebutkan dulu ketika Nabi berbuka puasa memakan kurma. Dan kurma itu dinamakan ajwa. Berdasarkan asbabul wurud ( sebab-sebab turunya hadist ) mengatakan, dulu pada saat itu ada seorang Muallaf bernama Salaman Alfarisi yang mempunyai seorang anak bernama Ajwa. Salaman Alfarisi ini adalah seorang nasrani yang masuk islam dan mewakafkan kebun kurma nya untuk perjuangan islam .Dan untuk mengenang jasa-jasanya itu, akhirnya Rasulullah menamakan kurma yang dimakan saat berbuka puasa itu dengan nama ajwa. Dan dari sumber-sumber yang lain juga mengatakan bahwa kurma ajwa ini merupakan kurma yang ditanam langsung oleh Nabi sehingga sering disebut sebagai Kurma Nabi.

Bahkan juga ada hadist yang menjelaskan bahwa kurma Ajwa bisa mengatasi racun dan sihir, mungkin kerana keberkatan dan kandungan yang ada di dalam kurma ini yang menyebabkan kekebalannya. Bagi yang memakannya akan beroleh keberkatan, disebabkan penanaman asal kurma ini telah bersentuhan dengan tangan Nabi Muhammad yang mulia.

Di dalam Al Quran dan hadis Nabi disebutkan manfaat makan kurma. Rasulullah menganjurkan bagi para istri yang mengandung untuk makan buah kurma. Alasannya, agar anak yang akan dilahirkan kelak menjadi anak penyabar, bersopan santun serta cerdas. Dulu, makanan Siti Maryam takkala melahirkan Nabi Isa adalah buah kurma.
Ahli kedokteran menyebut unsur zat besi dan kalsium yang terdapat di dalam buah kurma adalah unsur yang sangat berguna, untuk membentuk dan menambah kandungan air susu ibu. Lebih dari itu, juga membantu pertumbuhan anak-anak dan sumsum tulangnya akan berkembang dengan baik.

Itu lah sejarah asal mula kurma ajwa atau juga disebut kurma nabi, karena memang itu kurma yang langsung di tanama oleh rasulallah dan kurma jenis ajwa itu juga merupakan kesukaan rasulallah. Demikian kutipan dari sejarahunik.net mohon maaf jika ada salah kata. Semoga bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *