Ternyata Proklamasi Tepat Hari Jumat Saat Bulan Ramadhan

Apa kabar sobat sejarahunik. Net hari ini kita akan bahas fakta yang unik. Mungkin belum banyak yang tahu jika proklamasi itu bertepatan dengan bulan ramadhan. Ini merupakan kenyataan yang tidak bisa dipungkiri kalau proklamasi bangsa indonesia dilakukan pada tanggal 17 agustus 1945 tepat pada hari jum’at 9 Ramadhan 1364 waktu 10.00 pagi. Jadi saat penulisan dan pengetikan teks proklamasi dalam kondisi puasa. Saat tanda tangan proklamasi, kedua proklamator melakukan dalam keadaan makan sahur Laksamana maeda. Ramadhan adalah saksi sejarah puncak perjuangan kemerdekaan para ulama bersama umat Islam. Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) dibentuk satu hari menjelang malam pertama bulan Ramadhan. Pada tanggal satu Ramadhan tentara sekutu menjatuhkan bom ke kota Nagasaki yang berakibat lumpuhnya kekuatan Jepang dan berada di ambang kekalahan perang. Pada hari kedua sat bulan puasa soekarno, hatta dan radjiman menemui  Marsekal Terauchi di Vietnam untuk membicarakan kemerdekaan Indonesia. Karena jepang telah menyerah kepada sekutu, para pemuda pun mendesak soekarno untuk segera memproklamirkan bangsa indonesia.

Para pemuda bersikeras mendesak soekarno untuk segera memproklamirkan malam itu juga di tanggal 15 agustus yang bertepatan dengan 7 ramadhan. Saat dini hari 16 agustus atau 8 ramadhan Soekarno dan Hatta diculik ke Rengasdengklok.Dalam masalah penculikan, Soekarno memberikan kritik keras kepada para pemuda yang tidak memahami masalah proklamasi dan bung karno tidak mau memproklamasikan di tengah malam.

Inilah alasan soekarno saat berbicara dengan pemuda dalam kondisi penculikan di rengasdengklok untuk memproklamasikan pada tanggal 17 agustus 1945

Soekaro :   ” Yang paling penting di dalam peperangan dan revolusi adalah saatnya yang  tepat. Di  Saigon, saya sudah merencanakan seluruh pekerjaan  ini untuk dijalankan tanggal 17 “.

Sukarni:  ” Mengapa justru diambil tanggal 17, mengapa  tidak sekarang saja, atau tanggal 16 ?

Soekarno : “Saya seorang yang percaya pada mistik”. Saya tidak dapat menerangkan dengan pertimbangan akal, mengapa tanggal 17 lebih memberi harapan kepadaku. Akan tetapi saya merasakan di dalam kalbuku, bahwa itu adalah saat yang baik. Angka 17 adalah angka suci. Pertama-tama kita sedang  berada  dalam bulan suci Ramadhan, waktu kita semua  berpuasa, ini berarti saat yang paling suci  bagi kita. tanggal 17 besok hari Jumat, hari Jumat itu  Jumat legi, Jumat yang berbahagia, Jumat  suci. Al-Qur’an diturunkan tanggal 17, orang Islam sembahyang 17 rakaat, oleh karena itu  kesucian angka 17 bukanlah buatan manusia “.

Penculikan berakhir ketika Mr. Achmad Soebardjo menjemput Soekarno dan Hatta untuk kembali ke Jakarta. Menurut Mr. Achmad Soebardjo, pukul 03.00 pada waktu sahur Ramadhan teks proklamasi didiktekan oleh Bung Hatta, dan di tulis oleh Bung karno. Berkat rahmat Allah proklamasi dilaksanakan pada hari Jumat, 9 Ramadhan 1334 H atau tepat nya pada tanggal 17 agustus 1945. Ini merupakan peristiwa yang luar biasa karena bulan ramadhan adalah bulan yang suci bagi umat islam. Dengan bertepatan bulan ramadhan, proklamasi merupakan hari yang sakral bagi rakyat bangsa indonesia. Jadi jangan malas untuk melaksanakan upacara dan mengheningkan cipta untuk hari lahir bangsa kita, karena hari kemerdekaan merupakan hari yang sakral bagi kita semua.

Tidak hanya itu soekarno saat sakit yang terkena gejala malaria tertiana. Suhu badannya tinggi dan sangat lelah setelah begadang untuk menyusun teks proklamasi. Itulah pengorbanan sang proklamator kita. Jangan sia siakan perjuangannya.

Sekian dulu yah kawan semoga dari cerita ini sobat bisa menghargai dan menjaga kemerdekaan bangsa indonesia. Sejarahunik.net minta maaf jika ada salah informasi. Semoga bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *