Sejarah Kota Bandung

Sobat sejarahunik.net kita bertemu lagi. Kemarin kita selesai bahas beberapa sejarah kota besar di indonesia sekarang kita akan bahas lagi salah satu kota besar indonesia yaitu kota bandung.  Ternyata kota bandung ini dulunya termasuk dari wilayah kekuasaan sunda kalapa –padjajaran. Pertama kita bahas dari manakah asal kata kota Bandung yaitu dari kata bendung atau bendungan karena terbendungnya sungai Citarum oleh lava Gunung Tangkuban Perahu yang kemudian membentuk telaga. Dan sesuai dengan kepercayaan masyarakat setempat bahwa nama BANDUNG  diambil dari nama kendaraan atau disebut juga perahu bandung yang di pakai oleh Bupati Bandung, R.A. Wiranatakusumah II untuk berlayar di sungai citarum untuk mencari tempat kedudukan kabupaten yang baru untuk menggantikan ibukota yang lama di Dayeuhkolot. Kota bandung tidaklah sama dengan pembentukan kabupaten bandung. Semula Kabupaten Bandung beribukota di Krapyak (sekarang Dayeuhkolot) kira-kira 11 kilometer ke arah Selatan dari pusat kota Bandung sekarang. Ketika kabupaten Bandung dipimpin oleh bupati ke-6, yakni R.A Wiranatakusumah II. Saat itu kekuasaan di pegang oleh pemerintahan hindia belanda dan gubernur jendral memimpin adalah Herman Wiliem Deandels, yang saat itu mengeluarkan surat keputusan tertanggal 25 September 1810 mengenai pembangunan sarana dan prasarana. Selanjutnya tanggal itulah yang dijadikan sebagai hari lahirnya Kota Bandung dan secara resmi kota Bandung ini mempunyai status sebagai kota dari Gubernur Jendral J.B van Heutsz pada tanggal 1 April 1906.

jembatan pasupati

Ada beberapa julukan untuk kota bandung ini:

Pertama julukan sebagai kota kembang, jadi  memang apa yang dimaksud kembang. kembang ialah Kembang Dayang yang dalam bahasa Sunda sama dengan WTS “Wanita Tunasusila” atau PSK “Pekerja Seks Komersial”. Istilah kota kembang berasal dari peristiwa yang terjadi tahun 1896 saat (Pengurus Besar Perkumpulan Pengusaha Perkebunan Gula) yang berkedudukan di Surabaya memilih Bandung sebagai tempat penyelenggaraan kongresnya yang pertama. Sebagai panitia kongres, Tuan Jacobmendapat masukan dari Meneer Schenk agar menyediakan ‘kembang-kembang’ berupa “noni cantik” Indo-Belanda dari wilayah perkebunanPasirmalang untuk menghibur para pengusaha gula tersebut. Setelah kongres, para tamu menyatakan sangat puas. Kongres dikatakan sukses besar. Setelah itulah kota bandung dijuluki sebagai kota kembang.

Kedua kota bandung mendapatkan julukan paris van java atau lebih mudahnya paris   yang ada di pulau jawa. “Jangan berfikir kalau paris dipindah ke pula jawa yah”, adanya paris van java itu di jalan braga terdapat banyak toko yang menjual barang-barang produksi Paris, terutama toko pakaian. Toko yang terkenal diantaranya adalah toko mode dan pakaian, Modemagazinj ‘au bon Marche’ yang menjual gaun wanita mode Paris.  terdapat juga restoran yang makanan khas Paris Maison Bogerijen yang menjadi tempat santap para pejabat dan pengusaha Hindia Belanda atau Eropa

Ada peristiwa kota bantung yang tidak terlupakan yaitu masa perang disaat sesudah kemerdekaan, pada 24 Maret 1946, sebagian kota ini dibakar oleh para pejuang kemerdekaan sebagai bagian dalam strategi perang waktu itu. Peristiwa ini dikenal dengan sebutan Bandung Lautan Api dan diabadikan dalam lagu Halo-Halo Bandung. Selain itu kota ini kemudian ditinggalkan oleh sebagian penduduknya yang mengungsi ke daerah lain untuk menyiasati agar musuh tertipu dengan siasat tersebut.

Mungkin sekian dulu dari kami sejarahunik.net mohon maaf jika ada yang salah saat cerita sejarah kota bandung ini. Semoga bermanfaat yah kawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *